< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18

Page 5 of 18
next >

Pada metode ini, pewawancara

(interviewer)

untuk mengembangkan pertanyaan

mengikuti

perkembangan

tanya-

jawab yang terjadi. Pertanyaan yang

dipersiapkan peneliti hanya sebatas

(global questions)

untuk

mengarahkan

tanya-jawab,

(detailed

questions)

(interviewee)

dilakukan umumnya karena peneliti

belum

mengetahui

secara

pasti

informasi yang dibutuhkannya, atau

peneliti

membutuhkan

jawaban-

jawaban bersifat kualitatif yang lebih

mendalam mengenai masalah yang

dihadapinya.

2.

Observasi

Observasi

merupakan

suatu

metode pengumpulan data yang

dilakukan berdasarkan pengamatan

peneliti secara langsung.

IV.

ANALISIS YANG

BERJALAN.

enterprise

menganalisis sistem dan organisasi

yang ada. Adapun struktur organisasi

yang

sedang

dianalisis

adalah

Sebelum diuraikannya hasil

pengumpulan data sekunder dan

survey pada balai, ada baiknya

terlebih

dahulu

disampaikan

benchmarking

untuk

pelaksanaan

kegiatan ini. Hal ini dilakukan agar

pembentukan Balai di Ditjen Bina

best practice

didalam pelaksanaan tugas dan fungsi

serta aliran data informasi pada

KOPP di Ditjen Perhubungan Darat.

Tabel 1 Awal pembentukan KOPP

benchmarking.

KOPP

1.

Landasan

Pemikiran.

Kebijakan

Departemen

Keuangan tentang

perlunya

suatu

organisasi

yang

bersifat

tetap

pengganti

Organisasi Proyek/

Satuan

Kerja

(Satker)

yang

bersifat sementara.

2.

Undang-

undang.

1.

UU

No

32

tahun

2004

tentang

Pemerintah

Daerah.

2.

UU

No.

33

Tahun

2004

tentang

Keuangan

Daerah.

3.

UU

No.17

Tahun

2003

tentang

Keuangan

Negara.

4.

UU

No.

1

Tahun

2004

tentang

Perbendaharaa

n Negara.

5.

Peraturan

Menteri

85

Tahun

2011

tentang

Organisasi dan

Tata

Kerja

KOPP

3.

Pengertian

balai.

satuan

organisasi

yang

bersifat

mandiri

yang