< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19Page 20Page 21Page 22

Page 7 of 22
next >

dipenuhi, melalui antar pertukaran

informasi dan kepentingan. Jadi

konsep penjualan adalah cara untuk

mempengaruhi

konsumen

untuk

membeli produk yang ditawarkan.

Dalam

kenyataannya

penjualan

mempunyai dua sistem yang biasa

diterapkan oleh suatu perusahaan

dagang

yaitu

penjualan

yang

dilakukan dengan cara tunai dan

penjualan yang dilakukan secara

kredit atau sering disebut cara

angsuran.

Menurut Soemarso S.R (1994),

kegiatan

pembelian

dalam

perusahaan dagang adalah

a.

Membeli barang dagang secara

tunai atau kredit.

b.

Membeli aktiva produksi untuk

digunakan

dalam

kegiatan

perusahaan.

c.

Membeli barang dan jasa lain

sehubungan dengan kegiatan

perusahaan.

Sehingga

dapat

diperoleh

kesimpulan

bahwa

pembelian

merupakan

perkiraan

yang

digunakan untuk mencatat semua

pembelian barang dagang dalam satu

periode tertentu.

III. ANALISIS DAN

PERANCANGAN SISTEM

3.1 Analisis Prosedur Sistem yang

Berjalan

Prosedur penjualan yang sedang

berjalan

di

Toko

XYZ

dapat

1.

Konsumen memberikan data

permintaan

barang

kepada

pramuniaga.

2.

Apabila

permintaan

barang

tersedia,

maka

pramuniaga

memberikan

daftar

pesanan

kepada kasir. Apabila barang

tidak tersedia (setelah dilakukan

pengecekan barang di gudang),

pramuniaga

memberikan

informasi

ketidaktersediaan

barang yang akan dibeli tersebut

kepada konsumen. Kemudian

pramuniaga memberi informasi

barang yang tidak tersedia

tersebut kepada kasir untuk

dicatat data barang apa saja

yang tidak tersedia. Catatan data

barang yang tidak tersedia

tersebut akan diserahkan kepada

pemilik untuk dipertimbangkan

ketersediaan

dari

barang

tersebut.

3.

Lalu kasir membuatkan nota

penjualan (2 rangkap) dan

diberikan

kepada

konsumen

(rangkap 1). Nota penjualan

rangkap 2 disimpan sebagai

arsip.

4.

Kasir

mencatat

transaksi

penjualan pada buku catatan

penjualan.

5.

Buku

Catatan

Penjualan

diserahkan

kepada

pemilik

setelah jam operasional toko

berakhir dan akan diberikan

kembali kepada kasir ketika

akan memulai jam operasional

toko dimulai. Pada setiap jam

operasional toko berakhir, Kasir

menyerahkan

Buku

Catatan

Penjualan

kepada

bagian

gudang untuk mengupdate data

barang yang tersimpan dalam

Buku

Catatan

Stok

Barang.Setelah

selesai

mengupadate stok barang, buku

catatan

penjualan

diberikan

kembali kepada Kasir.

Adapun

Prosedur

pembelian

barang pada supplier yang sedang

berjalan di Toko XYZ dilakukan

dengan 2 cara yaitu : pembelian